Rabu, 16 April 2008

Secangkir Teh Perlambat Kerusakan Sel dan Otak


Secangkir teh baik untuk otak karena memperlambat kerusakan sel dan menjaga daya ingat tetap tajam di usia tua, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan, Minggu (13/4). Penelitian selama empat tahun oleh para ilmuwan di Singapura itu menambah panjang daftar manfaat teh.

Setiap jenis teh akan menghasilkan manfaat yang sama, kata Professor Ng Tze Pin dari Departemen Obat Untuk Kesehatan Jiwa Universitas Nasional Singapura kepada The Sunday Times.

"Teh itu murah, tidak beracun dan dikonsumsi masyarakat luas," kata Ng.

Para ilmuwan universitas itu menemukan 'catechin', senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun, yang menjaga kemampuan kognitif otak.

Kafein dalam teh, berbeda dengan yang terdapat dalam kopi, mengandung protein alami 'theanine', yang melawan efek samping dari kafein seperti peningkatan tekanan darah, sakit kepala dan kelelahan, menurut para ilmuwan.

Kerusakan sel otak, disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak, terkadang menggiring penderita pada dementia (penyakit gangguan fungsi kognitif akibat kerusakan di otak karena faktor usia atau penyakit serius lainnya), menurut laporan itu.

Tim ilmuwan itu mempelajari kebiasaan minum teh dari 2.501 orang China berusia 55 tahun ke atas dari September 2003 hingga Desember 2005. Kesehatan pasien, jangka waktu pengamatan, bahasa yang digunakan dan kemampuan spatial para responden diamati. Kebiasaan minum teh mereka juga dimonitor.

Sekitar 38 persen tidak minum teh. Dua puluh sembilan persen minum hanya satu jenis teh dan sisanya minum aneka jenis teh.

Dua pertiga dari para peminum teh menjaga nilainya dalam tes daya ingat dua tahun kemudian. Di antara para bukan peminum teh, 35 persen terlihat mengalami penurunan nilai rata-rata dua poin, yang menunjukkan data penurunan kognitif.

Teh adalah faktor istimewa yang menjaga sel otak tetap sehat. Namun, hal itu tidak dapat tercipta hanya dengan minum teh. Masih diperlukan sebuah kebiasaan baik seumur hidup serta diet yang seimbang tentunya.

Selasa, 15 April 2008

Mulan Kemungkinan Akan Jadi Saksi Dhani – Maia


Sidang lanjutan gugatan cerai, Ahmad Dhani – Maia Estianty, dua minggu ke depan dengan agenda pemeriksaan bukti tertulis dan saksi–saksi di PA Jaksel, ada kemungkinan menghadirkan Mulan Jameela sebagai saksi. Namun pengacara Maia, Shella Salomo belum bisa memastikannya. "No comment, tapi kalau memang perlu akan kita ajukan," ujarnya usai sidang.

Sementara untuk sidang kali ini (Selasa, 15/4) dengan agenda duplik terhadap rekonvensi dari Dhani tentang hak asuh anak dan pembagian harta, pihak Maia melalui kuasa hukumnya Shella Salomo meminta Dhani fair. "Kita sudah memberikan keterangan tentang harta Maia semuanya, sebaliknya Dhani juga harus. Demikian juga soal utang 20 milyar, Maia juga harus tahu asal usulnya, dan untuk apa, tidak hanya sekedar ikut membayar," kata Shella.


Mengenai soal anak, seperti dikatakan Shella, seharusnya Maia juga diberi kesempatan yang sama seperti Dhani.


"Memang benar anak di bawah umur 12 tahun berada dalam asuhan ibunya. Tetapi kenyataannya, Maia lebih banyak bekerjanya daripada ngurus anak," sangkal Lidya Wongsonegoro, kuasa hukum Dhani.


Dan untuk agenda ke depan dua minggu lagi, seperti yang telah dilansir di atas. Pihak Maia telah siap dengan bukti tertulis dan saksi–saksi. "Untuk sementara saksi–saksi kita utamakan dari pihak keluarga dulu," ujarnya.

Senin, 14 April 2008

Tas Menjadi Kebutuhan Utama

Kebutuhan akan tas di kalangan masyarakat sudah menjadi kewajiban. Seperti yang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Tulungagung. Tak hanya untuk para pekerja, pelajar pun juga membutuhkannya. Bagi mereka yang masih bersekolah, tas bisa menjadi kebutuhan utama. Bahkan bagi cowok dan cewek, model tas sekolahnya tidak sama. Untuk cowok biasanya menggunakan tas ransel. Tas ransel memang lebih pantas digunakan cowok. Padahal tas ransel sendiri mempunyai dua jenis kapasitas. Yaitu kapasitas 5 liter dan 10 liter. Umumnya tas sekolah menggunakan kapasitas 5 liter. Sedangkan kapasitas 10 liter biasanya digunakan untuk hicking (naik gunung)

Jika cewek menggunakan tas ransel, biasanya menggunakan warna-warna cerah seperti pink, merah, atau hijau. Motifnya juga lebih feminim. Bergambar boneka atau bunga. Permintaan tas untuk anak-anak SD dan TK pun berbeda modelnya. Kebanyakan mereka lebih mencari model troli. Selain tas sekolah, juga ada tas pinggang dan tas paha. Pada dasarnya kedua tas ini mempunyai fungsi yang sama. Yakni untuk menyimpan berbagai barang kecil. Misalnya handphone, SIM, STNK ataupun dompet. Antara tas paha dan tas pinggang ini tergantung kebutuhan. Karena juga bisa untuk bergaya.

Tas Menjadi Kebutuhan Utama

Kebutuhan akan tas di kalangan masyarakat sudah menjadi kewajiban. Seperti yang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Tulungagung. Tak hanya untuk para pekerja, pelajar pun juga membutuhkannya. Bagi mereka yang masih bersekolah, tas bisa menjadi kebutuhan utama. Bahkan bagi cowok dan cewek, model tas sekolahnya tidak sama. Untuk cowok biasanya menggunakan tas ransel. Tas ransel memang lebih pantas digunakan cowok. Padahal tas ransel sendiri mempunyai dua jenis kapasitas. Yaitu kapasitas 5 liter dan 10 liter. Umumnya tas sekolah menggunakan kapasitas 5 liter. Sedangkan kapasitas 10 liter biasanya digunakan untuk hicking (naik gunung)

Jika cewek menggunakan tas ransel, biasanya menggunakan warna-warna cerah seperti pink, merah, atau hijau. Motifnya juga lebih feminim. Bergambar boneka atau bunga. Permintaan tas untuk anak-anak SD dan TK pun berbeda modelnya. Kebanyakan mereka lebih mencari model troli. Selain tas sekolah, juga ada tas pinggang dan tas paha. Pada dasarnya kedua tas ini mempunyai fungsi yang sama. Yakni untuk menyimpan berbagai barang kecil. Misalnya handphone, SIM, STNK ataupun dompet. Antara tas paha dan tas pinggang ini tergantung kebutuhan. Karena juga bisa untuk bergaya.

Erosi yang Terjadi di Nganjuk Memprihatinkan

Belakangan ini di daerah Nganjuk sering terjadi erosi. Besaran erosi di Kabupaten Nganjuk terhitung sangat parah dan jauh melebihi batas normal. Ironisnya, erosi banyak terjadi di daerah hulu sehingga mengancam ketersediaan air di wilayah hilir. Erosi yang terjadi ini disebabkan oleh beberapa faktor, tapi yang paling mendasar kejadian ini terjadi karena manusianya sendiri yang seenaknya saja mengubah daerah vegetasi menjadi pemukiman. Selain itu kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu juga memicu erosi.

Terbukti saat hujan turun, air langsung turun ke hilir tanpa adanya tanaman yang menyerap. Sementara banyaknya erosi menyebabkan sungai lama-kelamaan menjadi dangkal karena terus mendapat endapan pasir. Sehingga begitu hujan turun deras, sungai tidak lagi menampung aliran air.

Mudah tidaknya erosi dipengaruhi juga oleh beberapa hal seperti jenis tanah, tingkat kemiringan lereng dan vegetasi. Ironisnya erosi paling banyak justru terjadi di lokasi hulu. Dan kalau hal ini dibiarkan terus-menerus bisa mengakibatkan ketersediaan air akan semakin berkurang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi erosi antara lain penanaman pohon yang bisa mengembalikan hutan rusak karena kebakaran. Cara lainnya dengan membuat plengsengan dan dam titik-titk yang erosinya tinggi

Senin, 07 April 2008

Manjakan Lidah dengan Kuliner Jawa Timur





Saya, dan dua orang rekan sekantor melakukan perjalanan dinas ke Jawa Timur , tepatnya ke Trenggalek dan Kediri. Untuk mempermudah transportasi, kami naik pesawat ke Malang dan kembali ke Jakarta melalui Solo. Selama empat lima hari perjalanan, tak lupa kami sempatkan untuk memanjakan lidah dengan menikmati makanan khas di kota yang kami kunjungi, mulai dari Malang sampai Solo. Rupanya Malang, tak hanya terkenal dengan apelnya. Namun, sayur rawonnya cukup cukup nikmat. Rawon Rumah Makan Anda, yang terletak di Kepanjen, misalnya. Selain bumbunya kental, potongan dagingnya pun lebih besar dibanding potongan daging rawon biasanya. Rasanya ,cukup nikmat .

Trenggalek tak kalah memikat. Pastikan anda mampir di rumah makan ayam lodho Pak Yusuf. Tepatnya di Kecamatan Pogalan, Jalan raya yang menghubungkan trenggalek dan Tulungangung. Sepintas, bentuknya mirip ayam pop yang terkenal di Rumah makan Padang. Ayam lodho dibuat dari ayam kampung muda yang direbus, kemudian dibakar. Setelah dibakar, ayam dikukus dan terkahir diungkeb dengan bumbu dan santan.

Sementara kuahnya dibuat dari santan kanil dan sisa minyak ayam yang menetes saat dibakar, dan diberi cabai rawit utuh. Masakan khas ini disajikan dengan nasi uduk dan urab . Nyam-nyam enak sekali. Soal hargapun cukup terjangkau.Satu ekor ayam lodho dihargai Rp. 40.000 yang bisa dimakan untuk 4 orang. Hmm.... aromanya sangat harum dan rasa gurihnya membangkitkan selera. Pengalaman saya dan 7 orang teman hanya habis Rp. 135.000. Padahal sudah lengkap dengan minuman jeruk dan teh manis serta kerupuk dan pisang sebagai pencuci mulut.

Lain Trenggalek, Lain di Kediri. Nasi tumpang atau nasi pecel pincuk Kediri tak tertandingi. Pada malam hari, di sepanjang jalan Dhoho, yang juga pusat pertokoan ini berjejer penjual pecel lesehan perko alias emper toko.

”Saya sudah jualan pecel sejak 30 tahun lalu,ujar Bu Supiah yang mangkal di depan toko mas Mulia,Jalan Dhoho. Bahkan, perempuan berusia 65 tahun ini termasuk pelopor pecel tumpang di Kediri. ”Dulu belum ada yang jual di sini. Saya sudah jualan pecel gendong,” tutur Supiah, sambil menuangkan sambal pecel di pincuk daun. Kekhasan pecel Kediri selain alasnya menggunakan daun, sayuran pecelnya menggunakan bunga turi rebus,kemangi mentah, dan biji lamtoro.

Satu lagi, yang menambah nikmat adalah rempeyek goreng. Bagi mereka yang ingin mencoba sambel tumpang,mirip seperti sambel pecel hanya dibuat dari tempe setengah busuk (semangit) yang dimasak dengan santan dan bumbu.....Wow, rasanya sedap.

Masih ada lagi. Jika dirasa kurang lauk, pembeli bisa memilih lauk lain yang tersedia mulai dari tempe goreng, bacem paru, babat, rempelo ati ayam sampai ayam bumbu rujak dan aneka lauk lainnya. Soal harga. Jangan kaget. Nasi pecel, tahu dan peyek hanya dihargai Rp.2500/porsi. Untuk teman makan pecel, tak jauh dari ”warung” Bu Supiah, tersedia penjual wedang ronde yang dengan setia mengantarkan pesanan . lumayan nikmat sebagai penghangat badan di malam hari. Harganya, hanya Rp.1.500 /mangkuk. Murah bukan!

Selain itu, Kediri juga ada memiliki makanan yang dikenal dengan nama krengsengan daging/rempela ati yang mirip semur tetapi pedas atau tahu takwa yang sudah banyak dikenal.

Perjalanan dilanjutkan ke Solo.Nasi liwet lesehan Bu Wongso lemu, di Keprabon kulon jadi pilihan makan malam. Awalnya, kami sempat bingung,di istu berjejer penjual nasi liwet. Anehnya, semua mengaku Bu Wongso lemu, seperti terpampang di spanduk. ”Ini yang asli. Banyak artis dan menteri yang makan di sini,” ujar tukang parkir yang mangkal

Akhirnya, kami ikuti saran si tukang parkir. Di situ, terpampang foto-foto beberapa artis sampai Taufik Kiemas dengan “Bu Wongso lemu yang dalam spanduk tertulis terkenal sejak tahun 1950. Saya sendiri tak peduli mana yang asli. Yang pasti, rasanya luar biasa, sedap sekali...membuat air liur menetes.

Rasa gurih dan harum santannya menggugah selera. Belum lagi, ditemani wedang jahe yang ditambahi jahe bakar keprek” atau wedang ronde. Apalagi sembari ditemani suara tembang jawa yang dinyanyikan oleh musisi jalanan lengkap bekebaya dan berkonde. Wow....makan malam yang tak terlupakan. Soal harga, cukup terjangkau, sekitar Rp.20.000/porsi sudah termasuk minum, kerupuk dan lauk tambahan seperti kepala ayam, tahu atau rempela ati............

Sayang perjalanan harus kami akhiri.. Saya, dan dua teman sekantor, Rio dan Dwi harus kembali ke Jakarta dengan pesawat pertama, esok paginya. Ternyata, Indonesia memang kaya dengan makanan khas. Nyam..nyam

BLITAR SIAP JADI PENYELENGGARAAN TDEJ 2009

Kota Blitar kembali siap menjadi penyeleggara Tour de East Java (TdEJ) 2009. Ini karena ditunjuknya Kota Blitar menjadi penyelenggara merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan sebagai momentum peringatan hari jadi Kota Blitar.



Kota Blitar kembali siap menjadi penyeleggara Tour de East Java (TdEJ) 2009. Ini karena ditunjuknya Kota Blitar menjadi penyelenggara merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan sebagai momentum peringatan hari jadi Kota Blitar.
Walikota Blitar Drs H Jarot Saiful Hidayat MSi usai melepas etape II Nomor Kriterium Kota Blitar yang menempuh 138 km di Depan Kantor Walikota Blitar, Kamis (3/4) mengatakan, dipilihnya Kota Blitar sebagai penyelenggara juga sebagai bukti bahwa Kota Blitar layak untuk disinggahi sebagai tempat even bertaraf internasional. Atas nama pemerintah mengucapkan selamat datang di Bumi Persada Bung Karno kepada peserta balap sepeda.
Menurutnya, Indonesia khususnya Jatim patut bersyukur karena memilki ajang yang sangat bergengsi, yaitu TdEJ. Sebenarnya, TdEJ salah satu aset yang sangat berharga tidak hanya bagi masyarakat olahraga Jatim, tetapi masyarakat olahraga di seluruh Indonesia.
Berdasar itulah, pemerinta dan masyarakat Blitar memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan even ini, termasuk bersedia dengan senang hati ditunjuk sebagai tuan rumah. Bukan hanya meningkatkan prestasi olahraga balap sepeda, tetapi lebih dari itu kegiatan ini juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dan investor untuk mengetahui potensi kabupaten/kota di Jatim.
Dalam konteks Kota Blitar, even ini juga menjadi kado bagi masyarakat Kota Blitar yang masih berada dalam suasana peringatan hari jadi. Even ini merupakan suatu tontonan yang menarik dan menghibur karena berkelas internasional.