Minggu, 25 Mei 2008

HARGA BBM NAIK

Mulai Sabtu 24 Mei 2008 pukul 00.00 pemerintah menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak). Dalam harga baru itu,bensin naik dari Rp.4.500 menjadi Rp.6.000 per liter. Solar yang semula Rp.4.300 menjadi Rp.5.500 per liter. Sedangkan minyak tanah terkerek dari Rp.2.000 menjadi Rp.2.500 per liter.

Kenaikan rata-rata 28.7 persen itu diumumkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yugiantoro Di Kantor Menko Perekonomian tadi malam. Hadir dalam pengumuman tersebut,Menteri Kesra Aburizal Bakrie,Mensos Bachtiar Chamsyah,dan Menhub Syafii Djamal.

Kenaikkan itu adalah yang ketiga dilakukan pemerintah SBY. Pertama pada 1 Maret 2005 yang naik rata-rata 30 persen. Kedua pada 1 Oktober 2005,yang naik diatas 100 persen.

Kenaikkan BBM di tempuh SBY setelah harga minyak dunia terus melejit. Harga terakhir mencapai USD 132 per barel. Karena posisi Indonesia net impor,subsidi BBM pun ikut membengkak. Saat ini subsidi BBM di APBNP Rp.126,8 triliun,dengan bantalan Rp.8,2 triliun. Bila tidak ada kenaikan,subsidi BBM akan membengkak menembus Rp.190 triliun.

Untuk meredam gejolak masyarakat,Sabtu pagi pukul 09.00,pemerintah langsung membuka keran pencairan dana BLT (bantuan langsung tunai).

Sepuluh kota penerima BLT tahap awal adalah Jakarta,Bandung,Surabaya,Makassar,Medan,Banjarmasin,Kupang,Jogjakarta,Palembang,dan Semarang.

Subsidi BLT itu akan diberikan kepada 191,1 juta RTS (rumah tangga sasaran). Setiap RTS per bulan akan mendapatkan Rp.100.000. Tahap awal diberikan tiga bulan sekaligus sebesar Rp.300.000.Menurut Menko Kesra,pada 15 Juni,diharapkan seluruh Indonesia mendapat kartu BLT.

Selasa, 06 Mei 2008

Kasus Minyak, Moral Masyarakat Tergerogoti

KASUS ricuhnya Operasi Pasar minyak goreng bersubsidi di Kecamatan Gubeng, Surabaya Selasa (8/4) lalu, pertanda buram bagi kelangsungan kehidupan berbangsa. Sementara itu, berbagai kalangan berpendapat, krisis minyak di dalam negeri telah menggerogoti moral masyarakat secara sistemik.

April MOP, begitu masyarakat awam menandai berbagai agenda peristiwa pada bulan ke empat Masehi. Sejak minggu pertama April 2008, pemerintah propinsi maupun kota dan kabupaten se Indonesia ramai-ramai menggelar pasar murah minyak goreng. Itu pula yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Selain di Gubeng, operasi serupa digelar di Kecamatan Tandes dan Sawahan. Namun di Gubeng yang berlangsung ricuh.

KEPENTINGAN RAKYAT
“Krisis minyak telah menggerogoti moral masyarakat. Budaya sabar daan santun yang dulu menjadi nilai utama masyarakat Indonesia, kini menjadi hal yang asing,” ujar Sosiolog Hendrawan Santoso menggambarkan tingginya tensi emosi masyarakat karena kebijakan pemerintah yang cenderung bias. Ditegaskannya, jika moral bangsa tidak ingin runtuh, visi dan sikap pemerintah harus tegas dan jelas dalam membela serta memperjuangkan kepentingan rakyat.

Sebab, menurut Hendrawan, publik tak bisa lagi diharapkan kesabaraannya ketika dihadapkan pada persoalan hajat hidup. Krisis minyak, baik minyak tanah maupun minyak goreng telah menggerus moral masyarakat secara sistemik. Itulah sebabnya, kata dia, mengapa operasi pasar selalu diwarnai kericuhan. Tidak terkecuali Operasi Pasar minyak goreng di lapangan Softball Jl.Dharmawangsa, kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng. Antrean warga yang ingin mendapatkan minyak goreng sebanyak 2 liter (harga Rp 19.500 per kepala keluarga) hingga mencapai 50 meter, berubah amuk massa ketika merasa dirugikan. Truk pembawa minyak goreng menjadi sasaran kemarahan warga. Beruntung kasus tersebut tak sampai melebar menjadi amuk massa yang beringas setelah mendapat jaminan bahwa warga mendapat minyak goreng murah.

Ditemui terpisah, Direktur Pusat Studi pengembangan Potensi Masyarakat Kota (PSP2M) Susilo Danurwindo, menyayangkan sikap pemerintah yang selalu menggunakan teori “peruntungan” dalam menangani persoalan publik. Bak orang berjudi, posisi pemerintah mengedepankan peruntungan nasib. Pemerintah tidak pernah memperhitungkan berbagai resiko. “Selain resiko yang bakal ditanggung publik juga resiko pasar”.

Danur mencontohkan kekosongan minyak goreng di pasaran Kalimantan Selatan dan Tengah. Ini juga terjadi di beberapa daerah lainnya. Yang aneh, kata dia, kekosongan minyak goreng curah justru terjadi menjelang dilaksanakannya operasi pasar oleh pemerintah setempat. Pemerintah juga tidak berusaha mencari tahu.

“Kini, praktek kotor yang dimainkan pedagang telah menjadi trend. Setiap akan diadakan pasar murah, tiba-tiba stock barang lenyap. Ini artinya operasi pasar tidak membawa manfaat. Apa artinya operasi pasar jika minyak tetap mencekik leher masyarakat,” tandasnya.

Ditegaskan oleh Danur, krisis minyak di dalam negeri tidak hanya dipacu mahalnya harga minyak goreng. Kebijakan pemerintah mengkonversi minyak tanah ke gas elpiji untuk menghemat APBN sebesar Rp 30 triliun juga mengikis harapan hidup masyarakat. Pemerintah dinilainya ambivalen. Di satu sisi berketetapan keras meniadakan subsidi minyak tanah, tetapi di sisi lain pemerintah tidak menjamin meratanya distribusi pembagian kompor dan tabung gas kepada masyarakat miskin. Pemerintah juga tidak menjamin amannya distribusi gas elpiji.

MENYEDIHKAN
Peristiwa yang cukup menyedihkan bahkan terjadi sebagaimana diberitakan harian Jawa Pos (10/4). Seorang warga Tandes, Surabaya, bernama Siti Suyono (42 tahun) meninggal dunia setelah antre minyak tanah di Tandes. Slamet, suaminya menceritakan sejak pukul 07.00 Siti sudah berada di barisan para pengantre minyak tanah (mitan), disebuah agen di kawasan tandes. Pangkalan mitan itu jaraknya 200 mter. Karena itu, Siti cukup berjalan kaki untuk sampai pangkalan. Memang, kata Slamet selama ini keluarganya menggunakan kompor minyak untuk keperluan masak memasak, sehingga ketika mitan ditarik Pertamina sebagai bagian dari program konversi mitan ke elpiji, Slamet dan istrinya kelabakan. Sudah beberapa kali keluarga itu harus mencari mitan yang makin langka di pasaran tersebut.

Sementara itu ketika dimintai pendapatnya, Sjamsul Huda, anggota Komisi B DPRD Jatim menyampaikan, bahwa fenomena menyedihkan yang terjadi di lapangan hendaknya menjadi perhatian serius dari pemerintah, khususnya Pertamina. “Kalau perlu hentikan sementara konversi tersebut sampai betul-betul jaringan distribusi elpiji lancar dan tidak ada perbedaan harga elpiji tabung kecil dengan tabung besar, kemudian mitan juga jangan buru-buru ditarik, cukup naikkan saja sebesar harga solar.”ujarnya. Lalu lakukan konversi pada daerah tertentu sebagai pilot proyek, sebelum ditetapkan pada seluruh daerah, imbuh Sjamsul Huda.

“Bila dilanjutkan tanpa peduli kesulitan masyarakat hal ini akan mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa. Potret sosial yang buram ini, memicu percepatan tekanan emosi dan integritas manusia sebagai insan sosial. Sebagai bukti, selain mulai kehilangan jati diri, masyarakat juga cepat marah dan mudah putus asa.” tandasnya.

Nasi Bakar, Tujuh Rasa Menggugah Selera



Jember, Jawa Timur - Nasi bakar yang sudah banyak dikembangkan disejumlah daerah di tanah air saat ini juga mulai digandrungi warga Jember, Jawa Timur. Aneka cita rasa nasi bakar kini bisa dinikmati warga kota tembakau ini dengan hadirnya rumah makan yang khusus menyajikan makanan nasi bakar. Sebagaimana namanya, nasi bakar disajikan setelah dibakar diatas perapian.
Meski terbilang baru, kehadiran menu nasi bakar di Jember, Jawa Timur ternyata cukup mendapat sambutan hangat dari pembeli. Buktinya, Warung Jajanan Bandung yang berdiri di Jalan Kalimantan yang merupakan kawasan kampus ini tidak pernah sepi dari pembeli.




Disebut nasi bakar tujuh rasa karena kedai ini menyuguhkan tujuh pilihan rasa sekaligus. Seperti rasa daging, ampela hati, oncom, ikan asin, telur pudang hingga iga sapi.
Cara memasaknya pertama nasi putih yang dicampur dengan beragam pilihan dibungkus dengan daun pisang. Selanjutnya nasi bungkus ini dibakar diatas kompor gas yang diberi penyekat yang terbuat dari aluminium.

Nasi bakar disajikan dengan lalapan seperti mentimun dan sambal tomat.

Yedi, pemuda asal Bandung yang mengenalkan menu ini mengatakan, sejak pertama menyajikan menu nasi bakar jumlah pelanggannya selalu bertambah dan tidak hanya dari kalangan pelajar dan mahasiswa saja, tetapi juga dari para karyawan.

Rabu, 16 April 2008

Secangkir Teh Perlambat Kerusakan Sel dan Otak


Secangkir teh baik untuk otak karena memperlambat kerusakan sel dan menjaga daya ingat tetap tajam di usia tua, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan, Minggu (13/4). Penelitian selama empat tahun oleh para ilmuwan di Singapura itu menambah panjang daftar manfaat teh.

Setiap jenis teh akan menghasilkan manfaat yang sama, kata Professor Ng Tze Pin dari Departemen Obat Untuk Kesehatan Jiwa Universitas Nasional Singapura kepada The Sunday Times.

"Teh itu murah, tidak beracun dan dikonsumsi masyarakat luas," kata Ng.

Para ilmuwan universitas itu menemukan 'catechin', senyawa alami teh, yang melindungi sel-sel otak dari pembentukan protein yang merusak selama bertahun-tahun, yang menjaga kemampuan kognitif otak.

Kafein dalam teh, berbeda dengan yang terdapat dalam kopi, mengandung protein alami 'theanine', yang melawan efek samping dari kafein seperti peningkatan tekanan darah, sakit kepala dan kelelahan, menurut para ilmuwan.

Kerusakan sel otak, disebabkan oleh kombinasi hilangnya sel saraf, pengaruh gen, stroke ringan, dan peningkatan kadar protein yang merusak, terkadang menggiring penderita pada dementia (penyakit gangguan fungsi kognitif akibat kerusakan di otak karena faktor usia atau penyakit serius lainnya), menurut laporan itu.

Tim ilmuwan itu mempelajari kebiasaan minum teh dari 2.501 orang China berusia 55 tahun ke atas dari September 2003 hingga Desember 2005. Kesehatan pasien, jangka waktu pengamatan, bahasa yang digunakan dan kemampuan spatial para responden diamati. Kebiasaan minum teh mereka juga dimonitor.

Sekitar 38 persen tidak minum teh. Dua puluh sembilan persen minum hanya satu jenis teh dan sisanya minum aneka jenis teh.

Dua pertiga dari para peminum teh menjaga nilainya dalam tes daya ingat dua tahun kemudian. Di antara para bukan peminum teh, 35 persen terlihat mengalami penurunan nilai rata-rata dua poin, yang menunjukkan data penurunan kognitif.

Teh adalah faktor istimewa yang menjaga sel otak tetap sehat. Namun, hal itu tidak dapat tercipta hanya dengan minum teh. Masih diperlukan sebuah kebiasaan baik seumur hidup serta diet yang seimbang tentunya.

Selasa, 15 April 2008

Mulan Kemungkinan Akan Jadi Saksi Dhani – Maia


Sidang lanjutan gugatan cerai, Ahmad Dhani – Maia Estianty, dua minggu ke depan dengan agenda pemeriksaan bukti tertulis dan saksi–saksi di PA Jaksel, ada kemungkinan menghadirkan Mulan Jameela sebagai saksi. Namun pengacara Maia, Shella Salomo belum bisa memastikannya. "No comment, tapi kalau memang perlu akan kita ajukan," ujarnya usai sidang.

Sementara untuk sidang kali ini (Selasa, 15/4) dengan agenda duplik terhadap rekonvensi dari Dhani tentang hak asuh anak dan pembagian harta, pihak Maia melalui kuasa hukumnya Shella Salomo meminta Dhani fair. "Kita sudah memberikan keterangan tentang harta Maia semuanya, sebaliknya Dhani juga harus. Demikian juga soal utang 20 milyar, Maia juga harus tahu asal usulnya, dan untuk apa, tidak hanya sekedar ikut membayar," kata Shella.


Mengenai soal anak, seperti dikatakan Shella, seharusnya Maia juga diberi kesempatan yang sama seperti Dhani.


"Memang benar anak di bawah umur 12 tahun berada dalam asuhan ibunya. Tetapi kenyataannya, Maia lebih banyak bekerjanya daripada ngurus anak," sangkal Lidya Wongsonegoro, kuasa hukum Dhani.


Dan untuk agenda ke depan dua minggu lagi, seperti yang telah dilansir di atas. Pihak Maia telah siap dengan bukti tertulis dan saksi–saksi. "Untuk sementara saksi–saksi kita utamakan dari pihak keluarga dulu," ujarnya.

Senin, 14 April 2008

Tas Menjadi Kebutuhan Utama

Kebutuhan akan tas di kalangan masyarakat sudah menjadi kewajiban. Seperti yang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Tulungagung. Tak hanya untuk para pekerja, pelajar pun juga membutuhkannya. Bagi mereka yang masih bersekolah, tas bisa menjadi kebutuhan utama. Bahkan bagi cowok dan cewek, model tas sekolahnya tidak sama. Untuk cowok biasanya menggunakan tas ransel. Tas ransel memang lebih pantas digunakan cowok. Padahal tas ransel sendiri mempunyai dua jenis kapasitas. Yaitu kapasitas 5 liter dan 10 liter. Umumnya tas sekolah menggunakan kapasitas 5 liter. Sedangkan kapasitas 10 liter biasanya digunakan untuk hicking (naik gunung)

Jika cewek menggunakan tas ransel, biasanya menggunakan warna-warna cerah seperti pink, merah, atau hijau. Motifnya juga lebih feminim. Bergambar boneka atau bunga. Permintaan tas untuk anak-anak SD dan TK pun berbeda modelnya. Kebanyakan mereka lebih mencari model troli. Selain tas sekolah, juga ada tas pinggang dan tas paha. Pada dasarnya kedua tas ini mempunyai fungsi yang sama. Yakni untuk menyimpan berbagai barang kecil. Misalnya handphone, SIM, STNK ataupun dompet. Antara tas paha dan tas pinggang ini tergantung kebutuhan. Karena juga bisa untuk bergaya.

Tas Menjadi Kebutuhan Utama

Kebutuhan akan tas di kalangan masyarakat sudah menjadi kewajiban. Seperti yang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Tulungagung. Tak hanya untuk para pekerja, pelajar pun juga membutuhkannya. Bagi mereka yang masih bersekolah, tas bisa menjadi kebutuhan utama. Bahkan bagi cowok dan cewek, model tas sekolahnya tidak sama. Untuk cowok biasanya menggunakan tas ransel. Tas ransel memang lebih pantas digunakan cowok. Padahal tas ransel sendiri mempunyai dua jenis kapasitas. Yaitu kapasitas 5 liter dan 10 liter. Umumnya tas sekolah menggunakan kapasitas 5 liter. Sedangkan kapasitas 10 liter biasanya digunakan untuk hicking (naik gunung)

Jika cewek menggunakan tas ransel, biasanya menggunakan warna-warna cerah seperti pink, merah, atau hijau. Motifnya juga lebih feminim. Bergambar boneka atau bunga. Permintaan tas untuk anak-anak SD dan TK pun berbeda modelnya. Kebanyakan mereka lebih mencari model troli. Selain tas sekolah, juga ada tas pinggang dan tas paha. Pada dasarnya kedua tas ini mempunyai fungsi yang sama. Yakni untuk menyimpan berbagai barang kecil. Misalnya handphone, SIM, STNK ataupun dompet. Antara tas paha dan tas pinggang ini tergantung kebutuhan. Karena juga bisa untuk bergaya.

Erosi yang Terjadi di Nganjuk Memprihatinkan

Belakangan ini di daerah Nganjuk sering terjadi erosi. Besaran erosi di Kabupaten Nganjuk terhitung sangat parah dan jauh melebihi batas normal. Ironisnya, erosi banyak terjadi di daerah hulu sehingga mengancam ketersediaan air di wilayah hilir. Erosi yang terjadi ini disebabkan oleh beberapa faktor, tapi yang paling mendasar kejadian ini terjadi karena manusianya sendiri yang seenaknya saja mengubah daerah vegetasi menjadi pemukiman. Selain itu kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu juga memicu erosi.

Terbukti saat hujan turun, air langsung turun ke hilir tanpa adanya tanaman yang menyerap. Sementara banyaknya erosi menyebabkan sungai lama-kelamaan menjadi dangkal karena terus mendapat endapan pasir. Sehingga begitu hujan turun deras, sungai tidak lagi menampung aliran air.

Mudah tidaknya erosi dipengaruhi juga oleh beberapa hal seperti jenis tanah, tingkat kemiringan lereng dan vegetasi. Ironisnya erosi paling banyak justru terjadi di lokasi hulu. Dan kalau hal ini dibiarkan terus-menerus bisa mengakibatkan ketersediaan air akan semakin berkurang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi erosi antara lain penanaman pohon yang bisa mengembalikan hutan rusak karena kebakaran. Cara lainnya dengan membuat plengsengan dan dam titik-titk yang erosinya tinggi

Senin, 07 April 2008

Manjakan Lidah dengan Kuliner Jawa Timur





Saya, dan dua orang rekan sekantor melakukan perjalanan dinas ke Jawa Timur , tepatnya ke Trenggalek dan Kediri. Untuk mempermudah transportasi, kami naik pesawat ke Malang dan kembali ke Jakarta melalui Solo. Selama empat lima hari perjalanan, tak lupa kami sempatkan untuk memanjakan lidah dengan menikmati makanan khas di kota yang kami kunjungi, mulai dari Malang sampai Solo. Rupanya Malang, tak hanya terkenal dengan apelnya. Namun, sayur rawonnya cukup cukup nikmat. Rawon Rumah Makan Anda, yang terletak di Kepanjen, misalnya. Selain bumbunya kental, potongan dagingnya pun lebih besar dibanding potongan daging rawon biasanya. Rasanya ,cukup nikmat .

Trenggalek tak kalah memikat. Pastikan anda mampir di rumah makan ayam lodho Pak Yusuf. Tepatnya di Kecamatan Pogalan, Jalan raya yang menghubungkan trenggalek dan Tulungangung. Sepintas, bentuknya mirip ayam pop yang terkenal di Rumah makan Padang. Ayam lodho dibuat dari ayam kampung muda yang direbus, kemudian dibakar. Setelah dibakar, ayam dikukus dan terkahir diungkeb dengan bumbu dan santan.

Sementara kuahnya dibuat dari santan kanil dan sisa minyak ayam yang menetes saat dibakar, dan diberi cabai rawit utuh. Masakan khas ini disajikan dengan nasi uduk dan urab . Nyam-nyam enak sekali. Soal hargapun cukup terjangkau.Satu ekor ayam lodho dihargai Rp. 40.000 yang bisa dimakan untuk 4 orang. Hmm.... aromanya sangat harum dan rasa gurihnya membangkitkan selera. Pengalaman saya dan 7 orang teman hanya habis Rp. 135.000. Padahal sudah lengkap dengan minuman jeruk dan teh manis serta kerupuk dan pisang sebagai pencuci mulut.

Lain Trenggalek, Lain di Kediri. Nasi tumpang atau nasi pecel pincuk Kediri tak tertandingi. Pada malam hari, di sepanjang jalan Dhoho, yang juga pusat pertokoan ini berjejer penjual pecel lesehan perko alias emper toko.

”Saya sudah jualan pecel sejak 30 tahun lalu,ujar Bu Supiah yang mangkal di depan toko mas Mulia,Jalan Dhoho. Bahkan, perempuan berusia 65 tahun ini termasuk pelopor pecel tumpang di Kediri. ”Dulu belum ada yang jual di sini. Saya sudah jualan pecel gendong,” tutur Supiah, sambil menuangkan sambal pecel di pincuk daun. Kekhasan pecel Kediri selain alasnya menggunakan daun, sayuran pecelnya menggunakan bunga turi rebus,kemangi mentah, dan biji lamtoro.

Satu lagi, yang menambah nikmat adalah rempeyek goreng. Bagi mereka yang ingin mencoba sambel tumpang,mirip seperti sambel pecel hanya dibuat dari tempe setengah busuk (semangit) yang dimasak dengan santan dan bumbu.....Wow, rasanya sedap.

Masih ada lagi. Jika dirasa kurang lauk, pembeli bisa memilih lauk lain yang tersedia mulai dari tempe goreng, bacem paru, babat, rempelo ati ayam sampai ayam bumbu rujak dan aneka lauk lainnya. Soal harga. Jangan kaget. Nasi pecel, tahu dan peyek hanya dihargai Rp.2500/porsi. Untuk teman makan pecel, tak jauh dari ”warung” Bu Supiah, tersedia penjual wedang ronde yang dengan setia mengantarkan pesanan . lumayan nikmat sebagai penghangat badan di malam hari. Harganya, hanya Rp.1.500 /mangkuk. Murah bukan!

Selain itu, Kediri juga ada memiliki makanan yang dikenal dengan nama krengsengan daging/rempela ati yang mirip semur tetapi pedas atau tahu takwa yang sudah banyak dikenal.

Perjalanan dilanjutkan ke Solo.Nasi liwet lesehan Bu Wongso lemu, di Keprabon kulon jadi pilihan makan malam. Awalnya, kami sempat bingung,di istu berjejer penjual nasi liwet. Anehnya, semua mengaku Bu Wongso lemu, seperti terpampang di spanduk. ”Ini yang asli. Banyak artis dan menteri yang makan di sini,” ujar tukang parkir yang mangkal

Akhirnya, kami ikuti saran si tukang parkir. Di situ, terpampang foto-foto beberapa artis sampai Taufik Kiemas dengan “Bu Wongso lemu yang dalam spanduk tertulis terkenal sejak tahun 1950. Saya sendiri tak peduli mana yang asli. Yang pasti, rasanya luar biasa, sedap sekali...membuat air liur menetes.

Rasa gurih dan harum santannya menggugah selera. Belum lagi, ditemani wedang jahe yang ditambahi jahe bakar keprek” atau wedang ronde. Apalagi sembari ditemani suara tembang jawa yang dinyanyikan oleh musisi jalanan lengkap bekebaya dan berkonde. Wow....makan malam yang tak terlupakan. Soal harga, cukup terjangkau, sekitar Rp.20.000/porsi sudah termasuk minum, kerupuk dan lauk tambahan seperti kepala ayam, tahu atau rempela ati............

Sayang perjalanan harus kami akhiri.. Saya, dan dua teman sekantor, Rio dan Dwi harus kembali ke Jakarta dengan pesawat pertama, esok paginya. Ternyata, Indonesia memang kaya dengan makanan khas. Nyam..nyam

BLITAR SIAP JADI PENYELENGGARAAN TDEJ 2009

Kota Blitar kembali siap menjadi penyeleggara Tour de East Java (TdEJ) 2009. Ini karena ditunjuknya Kota Blitar menjadi penyelenggara merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan sebagai momentum peringatan hari jadi Kota Blitar.



Kota Blitar kembali siap menjadi penyeleggara Tour de East Java (TdEJ) 2009. Ini karena ditunjuknya Kota Blitar menjadi penyelenggara merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan sebagai momentum peringatan hari jadi Kota Blitar.
Walikota Blitar Drs H Jarot Saiful Hidayat MSi usai melepas etape II Nomor Kriterium Kota Blitar yang menempuh 138 km di Depan Kantor Walikota Blitar, Kamis (3/4) mengatakan, dipilihnya Kota Blitar sebagai penyelenggara juga sebagai bukti bahwa Kota Blitar layak untuk disinggahi sebagai tempat even bertaraf internasional. Atas nama pemerintah mengucapkan selamat datang di Bumi Persada Bung Karno kepada peserta balap sepeda.
Menurutnya, Indonesia khususnya Jatim patut bersyukur karena memilki ajang yang sangat bergengsi, yaitu TdEJ. Sebenarnya, TdEJ salah satu aset yang sangat berharga tidak hanya bagi masyarakat olahraga Jatim, tetapi masyarakat olahraga di seluruh Indonesia.
Berdasar itulah, pemerinta dan masyarakat Blitar memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan even ini, termasuk bersedia dengan senang hati ditunjuk sebagai tuan rumah. Bukan hanya meningkatkan prestasi olahraga balap sepeda, tetapi lebih dari itu kegiatan ini juga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan dan investor untuk mengetahui potensi kabupaten/kota di Jatim.
Dalam konteks Kota Blitar, even ini juga menjadi kado bagi masyarakat Kota Blitar yang masih berada dalam suasana peringatan hari jadi. Even ini merupakan suatu tontonan yang menarik dan menghibur karena berkelas internasional.

Kamis, 03 April 2008

Berhadiah Rp 20 Juta

KEDIRI - Satu lagi even budaya akan digelar oleh Kantor Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Kediri bekerja sama dengan Radar Kediri. Namanya, Lomba Cipta Karya Tari Kontemporer.

Lomba ini mensyaratkan pesertanya harus berdomisili di wilayah Kabupaten Kediri. Mereka yang ikut bisa wakil dari kecamatan, organisasi, lembaga, seniman perorangan atau kelompok seniman yang anggotanya pelajar, mahasiswa, dan guru kesenian.

"Kegiatan ini merupakan ide dari Pak Bupati (Sutrisno). Tujuannya, supaya Kabupaten Kediri memiliki sebuah karya tari yang layak dijual," kata Kepala Kantor Parsenibud Mujianto kemarin.

Tari yang dilombakan harus karya terbaru dan belum pernah ditampilkan. Bentuknya, bisa koreografi tari tunggal yang disajikan berkelompok, tari berpasangan, tari kelompok, dan drama tari atau fragmen. Setiap kelompok terdiri dari lima sampai sembilan penari. Dengan durasi penyajian dibatasi 5-7 menit. Setiap peserta, mulai dari penata tari, penata musik, penata rias, dan penari, tidak diperbolehkan merangkap.

Menurut Mujianto, dalam lomba berhadiah total Rp 20 juta ini, selain baru, karya tari yang diikutkan harus memanfaatkan kekuatan seni tradisi atau etnik. "Bisa dikolaborasikan dengan seni sulap, akrobatik, atau unsur-unsur lain yang membuat karya itu menjadi lebih menarik, atraktif, dan mengemparkan," saran Mujianto.

Saat mendaftarkan, peserta wajib menyerahkan deskripsi sajian. Isinya sinopsis, ide garapan, dan garapan iringan tari. Panitia akan menyediakan fasilitas berupa panggung ukuran 10 x 12 meter, lampu, sound system, gamelan Jawa pelog dan slendro satu perangkat.

Juaranya, akan ditetapkan sebagai duta seni Kabupaten Kediri. Yang berpeluang ditampilkan di berbagai even di beberapa daerah. Sepuluh finalis lomba ini juga akan ditampilkan pada acara drama kolosal pada Pekan Budaya dan Pariwisata, 17 Juni 2008 di Simpang Lima Gumul.

Babak penyisihan lomba yang pendaftarannya digratiskan ini akan berlangsung 14 - 15 Mei di Gedung Bawanta Bhari, Jalan Pamenang 1. Finalnya, di tempat yang sama, pada 29 Mei 2008. "Technical meetingnya 12 Mei," ujar Mujianto.

Pendaftaran di Kantor Parsenibud Kabupaten Kediri Jl Panglima Sudirman 141 (timur alun-alun) telepon (0354) 691776, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Jl Letjen Suprapto 42 (0354) 680670, atau di Kantor Radar Kediri Jl Brawijaya 27 D. Peserta bisa mendaftarkan diri mulai hari ini hingga 10 Mei 200

Hindari Kepunahan bahasa jawa , Gelar Seminar

TULUNGAGUNG - Bahasa Jawa sebagai bahasa ibu kini mulai tergeser dengan Bahasa Indonesia. Kaum muda juga mulai jarang menggunakan Bahasa Jawa dalam pergaulan sehari-hari. Karena itu jika tidak segera ditanggulangi, maka semakin lama Bahasa Jawa akan semakin suram atau tak pernah digunakan lagi.

Hal itu disampaikan Akhmad Pitoyo dalam acara Seminar Sehari Bahasa Jawa Tingkat Regional Jawa Timur yang diselenggarakan di aula Liiur kemarin. Di hadapan ratusan peserta yang terdiri atas guru, seniman serta budayawan, Akhmad Pitoyo mengingatkan pentingnya peningkatan budaya dan tata krama Jawa di keluarga, sekolah dan masyarakat.

"Tata krama bagi orang Jawa itu menata hubungan antara yang muda dengan yang tua, juga antara sesama. Termasuk tindakan dan perkataan harus sesuai dengan posisi masing-masing," ucap lelaki yang juga ketua Dinas Informasi Komunikasi dan Data Elektronik Pemkab Tulungagung ini.

Selain Akhmad Pitoyo, dalam seminar yang diselenggarakan oleh Sanggar Triwida tersebut juga menghadirkan Kepala Balai Bahasa Surabaya Drs Amir Mahmud MPd. Pada kesempatan tersebut, Amir Mahmud membeberkan tentang pengajaran Bahasa Jawa di Jawa Timur. Dia mengupas tentang keberadaan Bahasa Jawa saat ini sampai pembelajaran yang standar dan praktis.

Sedangkan Ketua Sanggar Triwida yang juga pimpinan redaksi majalah Gayatri Drs Sunarko Budiman mengupas tentang geguritan. Lewat seminar tersebut, dia berharap agar orang Jawa tidak melupakan bahasa dan sastra Jawa. "Ini salah satu upaya untuk mempertahankan keberadan bahasa dan sastra Jawa. Jika tidak bisa jadi Bahasa Jawa akan punah,"

Baru Berbunga Sudah Ditebas

SUMBERJAMBE - Durian khas Sumberjambe sudah lama menjadi incaran pedagang luar kota. Buktinya, durian di kawasan Randuagung sering ditebas sebelum masa panen. Tak tanggung-tanggung, penebasnya pengepul lokal yang sudah mendapatkan pesanan dari luar kota.

Kepala Desa (Kades) Randuagung H Kusnanto mengungkapkan, agar tidak kehabisan menjelang kontes durian 5-6 April nanti, pihaknya menyetop warganya agar tidak memanen semuanya. Bahkan, dari 25 petani yang memiliki 150 pohon, varietas unggulannya harus disiapkan dulu. "Kami menyiapkan empat varietas, salah satunya Che Ronjengan dan Che Tampuk Mereng," katanya.

Pihaknya bakal memanfaatkan kontes durian pertama di Jember ini untuk mempromosikan kekhasan durian Randuagung. Ke depan, pihaknya juga akan mengatur dan mengelola pemasaran agar pedagang memiliki daya tawar lebih. "Jangan sampai dihargai murah. Lha, gimana tidak murah, wong baru kembang saja sudah ditebas," ujarnya.

Senada, Kades Gunungmalang Budiharyono mengungkapkan selama ini kendala pemasaran harus segera diatasi dengan pemasaran yang bagus. "Untuk itu, kontes durian ini adalah kesempatan baik untuk memasarkan produk Sumberjambe," katanya.

Menurut Camat Sumberjambe Mukhair Jauhari, hari pertama kontes pihaknya menyiapkan 7.000 buah durian untuk mengantisipasi pengunjung yang transaksi di tempat. Sehingga, untuk mengatasi menumpuknya pembeli, transaksi langsung ditangani Koperasi Agrobisnis Tsamaroh. "Selain durian, pengunjung juga bisa menikmati dodol, kue, selai, wajik, dan beragam kreasi yang terbuat dari durian. Semuanya sudah dipraktikkan oleh ibu-ibu PKK kabupaten dan kecamatan," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertan) Kabupaten Jember Ir Hari Wijayadi menegaskan, kontes ini menjadi jembatan untuk mengangkat potensi daerah. Pengunjung tidak hanya menikmati buahnya, namun mereka juga bisa menanyakan langsung secara detail bagaimana tata tanam, perlakuan, hingga mengatasi hama. "Kami sendiri sudah menyiapkan ribuan bibit untuk durian, sehingga untuk budidaya, tidak perlu khawatir," ujarnya

Kamis, 27 Maret 2008

Produser AAC Ngadu Ke DPR

Banyaknya film AYAT-AYAT CINTA (AAC) yang dibajak ternyata membuat sang produser, Manoj Punjabi, merasa kuatir. Seolah tak ingin membuang waktu agar filmnya tidak terus menerus dibajak, Manoj pun mengadu ke DPR, Rabu (26/3).
"Kedatangan saya untuk meminta dukungan agar pembajak segera diberantas. Mereka harus bisa menghargai hasil karya orang lain," kata Manoj, saat ditemui usai mendatangi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bak gayung bersambut, kedatangan Manoj pun diterima oleh Ketua Komisi X DPR dari FPKS, Irwan Prayitno. Kata Irwan, pihaknya sangat mendukung langkah pihak MD Entertaiment dalam membasmi pelaku pembajakan.

"Mereka datang mengadu bahwa banyak pembajakan dalam VCD dan CD atas karya mereka tersebut. Dan itu jelas merugikan mereka atau pelaku seni lainnya yang karyanya dibajak. PKS mendukung upaya mereka karena bagi PKS pembajakan adalah perbuatan kriminal," ujar Irwan.

Irwan menambahkan, FPKS juga mendukung langkah MD Entertaiment untuk menempuh jalur hukum.

"Karena tadi ada Pak Soeripto (Anggota Komisi III Bidang Hukum FPKS), maka beliau akan menemani mereka melaporkan pelaku pembajak ke Bareskrim Mabes Polri, yang rencananya akan dilakukan Senin depan," katanya.

Rilis Album Perdana, Panji Pragiwaksono Ingin Legalkan Pembajakan

Nama Panji Pragiwaksono Wongsoyudo memang belum banyak dikenal pecinta musik di seluruh tanah air. Namun pria yang berprofesi sebagai penyiar radio, presenter program televisi, MC, juga entrepreneur REF Basketball Clothing dan pembawa acara Good Morning Hardrockers di stasiun HardRock FM ini ternyata juga bisa nge-rap. Paling tidak, itu dibuktikannya dengan meluncurkan album PROVOCATIVE PROACTIVE, yang disebutnya gaya hidup baru.

"Bagi saya, ini pemikiran baru," katanya dalam jumpa pers peluncuran album perdananya itu di Jakarta, Selasa (25/3).


PROVOCATIVE PROACTIVE, menurutnya, adalah suatu ajakan memprovokasi diri untuk keluar dari zona kenyamanan dan menjadi lebih kritis mempertanyakan hal-hal yang selama ini dianggap biasa.


"Kalau ada pendidikan gratis (sembilan tahun, untuk anak-anak hingga remaja), kenapa tidak kita buat musik juga gratis?" Ini salah satu pemikiran baru dari kaca mata Panji.


Berangkat dari pemikiran itu, ia pun menciptakan lagu Bajak Lagu Ini yang dikatakannya sebagai paling mewakili judul albumnya. "Kalau suka lagu ini nggak apa-apa, bajak aja dan bantuin gue sebarkan ke seluruh negeri," katanya.


Meski demikian, ia mengaku tidak mendukung pembajakan, dan menyatakan bahwa kegiatan ilegal itu tidak bisa diberantas kecuali dilegalkan.


Di New York, AS ada tempat khusus yang menjual barang bajakan tetapi dikenakan pajak kota, bukan negara bagian, begitu Panji menuturkan apa yang sempat diketahuinya ketika berkunjung ke kota Big Apple tersebut, dulu.

INFO

Sahabat Kena Narkoba, Tumbal Pengajak Tobat


Di antara teman-temanku, ada satu yang meninggalkan kesan mendalam. Dia adalah temenku SMA. Sebut aja Anton. Aku kenal Anton sejak kelas satu. Karena sering main-main ke rumahnya, aku jadi kenal sama keluarga Anton. Nah, karena paling akrab sama keluarga Anton itulah, aku pernah dimanfaatkan mamanya.

Yah, memang bukan disuruh-suruh, sih. Tapi, urusannya malah jauh lebih susah karena berurusan sama narkoba. Ya, aku diutus mama Anton untuk mengajak anaknya kembali ke jalan yang benar. Hiyaa…

Kapan Anton mulai kena jerat narkoba? Aku juga nggak tahu. Yang jelas, kelasku memang punya dua geng besar. Pertama geng olahraga, kedua geng anak nongkrong. Nah, aku termasuk golongan pertama. Maklum, aku memang paling nggak tahan kalau lihat bola basket. Rasanya pengin aku mainkan. He he he.

Meskipun punya dua aliran, bukan berarti kelas kami pecah. Kami cuma ngegeng karena beda minat aja.

Nah, awalnya Anton tergabung dalam geng olahraga. Tapi, nggak tahu kenapa, masuk kelas dua, dia memisahkan diri. Mendadak, dia sering hang out sama anak nongkrong. Aku dan anak-anak olahraga mengira Anton cuma jenuh. Tapi, lama-lama Anton jadi nggak pernah main basket. Wah, kami heran juga. Tapi, mau gimana lagi?

Akhirnya, aku tahu alasan Anton pindah geng dari mama Anton. Waktu itu, aku ditelepon mamanya. Beliau bilang, Anton ketahuan bawa narkoba di tasnya! Sumpah, waktu itu aku kaget banget. Anton, kok bisa sih?

Seketika itu, ada rasa bersalah saat tahu tragedi yang menimpa sahabat baikku tersebut. Kenapa aku nggak pernah tanya-tanya sama dia ya? Apalagi, pas mendengar suara mama Anton di telepon. Aduuh… aku kasihan dan simpati banget sama beliau.

Sejak itu, mama Anton selalu telepon dan minta tolong agar anaknya nggak deket-deket sama geng nongkrong. Wah, tugas susah tuh! Apalagi, anak yang udah kena narkoba gitu kan pasti bakal kena pengaruh terus dari temen-temen sesama pemakai.

Aku pun memutar otak. Akhirnya, aku pilih pakai cara halus. Tiap senggang, terutama weekend, aku selalu ajak Anton main basket bareng. Kalau dia bilang ada janji, aku tetep maksa. Bahkan, aku sering pakai acara ngotot segala.

Sejak Anton menjalani rehabilitasi sampai udah keluar, aku terus mendampingi. Saat itu, aku bener-bener ikhlas menolong. Aku tahu Anton anak baik. Sebelum kena barang haram tersebut, prestasi Anton di kelas lumayan. Apalagi prestasi di lapangan basket. Top, deh. Syukur, lama-lama Anton sadar. Karena mulai terbiasa nggak menyentuh narkoba, dia nggak mau lagi pakai barang haram itu. (put/dat)


Yogi Finanda
Pemain Film Apa Artinya Cinta